Pesona Wisata Bahari dan Kuliner Gunungsitoli
Menyusuri bibir pantai di kota Gunungsitoli, menjadi sebuah kesan bagi siapa saja yang mengunjunginya. Kenapa tidak, kawasan ini setelah ditata oleh pemerintah setempat kini menjadi sebuah tempat rekreasi bagi warga sekitar. Pemandangan yang indah lautan luas menjadi pusat perhatian setiap pengunjung. Dibarengi dengan jajanan kuliner yang dapat membuat ketertarikan untuk berwisata di kota Gunungsitoli.
Beberapa tempat seperti Taman Ya'ahowu, RPTRA(Taman Bermain Anak) Perpustakaan, hingga sampai di eks TPI Kompleks Pelabuhan Lama yang merupakan hasil dari pelebaran bibir pantai (reklamasi) kota Gunungsitoli siapa tau sekarang menjadi sebuah icon daerah ini.
Taman Yaahowu menjadi tempat beberapa event yang dilaksanakan pemerintah setempat , luas halamannya yang hampir menampung 5000 orang menjadikannya taman terluas di kepulauan Nias.
Seterusnya Ruang Bermain Anak dan Perpustakaan yang berdekatan langsung di muara sungai Nou menjadi sebuah impian anak anak untuk mengembangkan potensi dan bakat belajarnya. Orangtua kerap kali membawa anak nya kesini untuk memperlihatkan taman yang cocok untuk seusianya dan bermain bersama.
Tak luput dari semua itu wisata kuliner juga tak kalah penting dan trus bersaing meningkatkan kualitas layanan kepada pengunjung. Beberapa aneka kuliner seperti batagor, Martel, roti bakar, telur gulung, cilok, pecal dll menghiasi jajanan malam di sekitaran jalan Lagundri. Ini merupakan bagian dari wisata yang tak terpisahkan karena tanpa kalori manusia tak bisa apa-apa.
Selain beberapa hal diatas di depan gerbang taman Yaahowu berdiri tegak sebuah monumen buah-buahan khas Kota Gunung Sitoli, yaitu Tugu Durian. Tepat berdiri didepan sebuah restoran Janji Jiwa Jilid 738 menjadi sebuah ICONIC dan sering menjadi objek fotografi pengunjung.
Benar-benar menjadi sebuah kota yang tertata rapi Kini Gunungsitoli menjadi cikal bakal ibukota provinsi kepulauan Nias kedepannya. Semoga hal ini dapat terwujud.
Komentar
Posting Komentar